kumpulan puisi

 

Pada ilalang gersang tandus berdebu

Hatiku gemetar mendengar jeritanmu

Ratapan seorang anak yatim piatu

Yang tidak berbapak dan tak beribu

 

Tabah dan sabarlah menjalani kehidupanmu

Hanya sepapar doa yang ingin aku sampaikan

Sebagai rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan

Yang di anjurakan oleh Allah dan Rasulnya

Seperti yang tersirat dalam alqur'an


Bapak
Aku masih teringat dan terkenang dengan nasehatmu
Bapak
Aku masih terngiang tawa candamu
Emak...
Aku masih mengenang kasih sayangmu
Emak
Aku selalu rindu bimbinganmu
Ingin selalu di sisimu selalu

Tapi apa daya
Hanya bersandang do'a dan do'a
Bapak.... emak...
Sauatu saat nanti aku ingin bersamamu
Tertawa, canda, bahagia , bersama seperti dulu
Tapi entak kapan semua jadi kenyataan
Hanya bisa berharap
Semoga kita bisa berkumpul kelak
Kelak di akherat sana
Ku hanya bisa pasrah dan ikhlas
Kepada sang Maha Pencipta ... Amin....

 

RATAPAN ANAK YATIM
Ayah..

jika saja ayah masih hidup,
suatu saat bila aku mempunyai seorang
anak, anakku akan bangga karna memiliki
seorang kakek seperti Ayah

Ayah..
seandainya ayah masih
hidup,
ibuku tak akan bekerja terlalu keras untuk
membiayai hidupku dan Adik-adikku

Ayah..
jika ayah masih hidup,
mungkin ayah akan
bangga karna aku dapat memenuhi
harapanmu

Dan ayah...
seandainya kau masih hidup, aku tidak akan
merasakan sakit hati bila melihat teman
sebayaku yang masih dapat bermain
dengan ayahnya.

Ayah..
Disini aku selalu menangis mengingatmu.
Aku Rindu bermain dengan Ayah, Aku ingin
merasakan sekali lagi gendongan Ayah.

Tapi itu tak akan mungkin, karna Kata Ibu
Ayah tak akan pernah kembali lagi
Ayah..

Semoga Tenang di alam sana, Do'akan aku
agar bisa berbakti pada ibu yah..
***

jadi buat kawan2 semua yang masih
mempunyai ayah, sayangilah dia...

Jangan pernah membantah didikannya,
apalagi sampai marah2.

KARENA KITA BELUM TAHU BERAPA
LAMA ORANG TUA KITA BISA MENEMANI
DAN MEMBERIKAN KASIH SAYANGNYA
BUAT KITA

Aku Merindukanmu Ayah

Ayah.. .

Kini ku rasakan hidup tanpamu

Aku sepi hidup tanpa mu

Namun ini harus ku jalani

Walau terasa sangat berat ku jalani Ayah...

Terima kasih atas semuanya

Semua kasih sayang yang kau curahkan

Semua pengorbanan yang kau lakukan Ayah...

Kini aku merindukanmu

Merindukan saat-saat bersamamu

Merindukan kasih sayang darimu Ayah...

Ingin rasanya aku berjumpa denganmu

Walau hanya dalam mimpiku

Walau hanya memandang wajahmu Saat ku butuh ayah

Saat ku rindu ayah

Hanya selembar foto peninggalmu

Yang dapat mengobati rasa rinduku Ya Allah...

Sungguh aku tak pernah rela kehilangan dia

Namun aku sadar semua ini milikimu

Dan akan kembali kepadamu Ya Allah...

Jagalah dia selalu

Bahagiakan dia di sisimu

Karena dia adalah ayah terbaikku

Selamat jalan ayah

Semoga engkau bahagia di sisi-Nya

Semoga kita dapat berkumpul lagi di dalam surga-Nya

Nantilah aku ayah...

Aku sangat merindukanmu ayah...

Kerinduan Seorang Yatim Piatu Pada Kedua Orang Tuanya


Terkadang aku bersedih,,
Terkadang aku menangis,,
Menjalani masa yang begitu sulit..
Masa yang sebenarnya bukan untuk seorang anak sepertiku..

Ketika mentari mulai menampakan sinarnya,
Aku mulai meninggalkan rumah..
Tak lupa tuk berpamitan pada rumah tua yang tak berpenghuni..
Tak seperti mereka,
Berpamitan kepada dua sosok manusia yang telah menjadikan sebab ia ada di dunia..

Sungguh perbedaan yang begitu jauh antara aku dan mereka..
Kala mereka bersekolah,,
Maka aku harus bekerja..
Kala mereka bermain,,
Maka bagiku sejenak untuk beristirahat,,
Sebelum aku lanjutkan tuk mengais rizki..

Meskipun aku masih kecil,,
Tapi aku sadar..
Masa yang sedang aku jalani ini,
Menuntut diriku untuk menjadi jiwa yang dewasa..
Berkerja demi sesuap nasi..


Sungguh amat keras hidup ini..
Setiap detik,,
Setiap waktu,,
Rintangan demi rintangan selalu menghampiriku..

Gelap,,
Dingin,,
Sunyi,,
Bukanlah hal yang baru bagiku..

Ditemani radio tua milik ayahku dulu,
Radio yang selalu aku bawa kemanapun aku pergi,,
Aku mencoba untuk tetap semangat menjalani kerasnya hidup ini..

Ya..
Meskipun berat,
Tapi aku masih bersyukur..
Tuhan masih menciptakan mereka,,
Ada saja orang-orang yang mau berbagi kasih sayang denganku..

Dalam setiap do'a,
Sebuah permohonan tak pernah lupa aku lantunkan..
Berharap mereka mendapat balasan yang setimpal atas kebaikan mereka kepadaku..

Hm..
Aku hanyalah anak kecil,,
Yang haus akan kasih sayang orang tua..
Yang haus akan sentuhan tangan orang tua..
Yang selalu aku nantikan kedatangannya dalam kehidupan yang keras ini,,
Meski aku tahu itu tak mungkin..

Ya Allah..
Mengapa Kau ambil mereka?
Mengapa Kau ambil mereka saat aku masih begitu kecil..
Saat aku masih bayi..
Sehingga kasih sayang mereka waktu itu tak bisa kurasakan..
Dan, kini mereka telah tiada..
Takkan pernah lagi aku merasakan kasih sayang mereka..

Ya Allah,,
Aku ikhlas menjalani semua ini..
Menjalani hidup tanpa kasih sayang mereka..
Tapi,,
Kabulkanlah satu pintaku ini,,
Pertemukanlah aku dengan kedua orang tuaku,,
Kelak di Surgamu,,
Karena aku,,
Begitu merindukannya...

Keutamaan dan balasan bagi orang-orang yang mau menyantuni anak yatim..

Masuk surga. sebuah balasan yang salah satunya akan diberikan kepada orang-orang yang mau berbagi kasih sayang kepada anak yatim. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim dalam makan dan minumya, sehingga mencukupinya, maka ia pasti masuk surga." (H.R. Abu Ya'la dan Thabrani).

Tentang keutamaan menyantuni anak yatim, Rasulullah SAW. telah bersabda: "Aku bersama orang yang mau menanggung anak yatim, kedudukannya di Surga seperti ini (Rasulullah sambil mengisaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan sedit..)"

Dari dua hadist diatas, dapat kita simpulkan betapa besarnya keutamaan dan pahala yang akan diperoleh orang-orang yang mau menyantuni anak yatim, lebih-lebih yatim piatu.. Description: smile

Demikianlah yang bisa saya tulis.
Semoga bisa menambah rasa kepedulian kita semua terhadap yatim piatu.. Description: smile

Mohon maaf untuk segala kesalahan dan kekurangannya..

Akhirul kalam..

Wassalamu'alaikum wr. wb..

 

Komentar

Konsultasi